TRON

TRON Masuk Ekosistem Kendaraan Listrik Swap Battery

TRON Masuk Ekosistem Kendaraan Listrik Swap Battery
TRON Masuk Ekosistem Kendaraan Listrik Swap Battery

JAKARTA - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON) mengambil langkah strategis dengan memperluas lini usaha ke sektor kendaraan listrik. 

Langkah ini sejalan dengan tren global menuju transportasi ramah lingkungan dan kebijakan pemerintah yang mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia. 

Tidak hanya sekadar menambah portofolio, langkah TRON juga bertujuan memperkuat ekosistem transportasi modern melalui inovasi berbasis teknologi digital.

Perseroan menyatakan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk penambahan kegiatan usaha melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 18 Februari 2026. 

Corporate Secretary TRON, Wendi, menyampaikan bahwa kegiatan baru ini akan mencakup dua klasifikasi usaha resmi, yakni Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU, KBLI 35132) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU, KBLI 35133). 

Dengan langkah ini, TRON menyasar peluang pertumbuhan pasar kendaraan listrik sekaligus memperkuat sinergi dengan lini bisnis teknologi transportasi dan inovasi digital yang telah dimiliki.

Studi Kelayakan dan Potensi Keuangan

Untuk memastikan kesiapan bisnis, TRON telah melakukan studi kelayakan melalui Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal, dan Rekan (KJPP YDR). 

Analisis mencakup aspek pasar, teknis, pola bisnis, manajemen, dan keuangan. Hasil studi menyatakan bahwa penambahan kegiatan usaha layak dijalankan dan memberikan proyeksi keuntungan yang menjanjikan.

Dari sisi finansial, indikator menunjukkan nilai net present value (NPV) sebesar Rp357,49 miliar, internal rate of return (IRR) 48,91%, profitability index (PI) 5,51, dan payback period selama 3 tahun 11 bulan. 

Angka ini menegaskan potensi bisnis baru untuk meningkatkan kinerja keuangan TRON dalam jangka menengah hingga panjang. Selain itu, perseroan juga mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia, manajemen operasional, pelatihan, serta strategi mitigasi risiko untuk mendukung kegiatan usaha baru secara optimal.

Peluncuran Taksi dan Angkot Listrik Swap Battery

Sebagai bagian dari ekspansi, TRON sebelumnya mengumumkan rencana peluncuran taksi dan angkot listrik berbasis pertukaran baterai (swap battery). 

Direktur Utama TRON, David Santoso, menjelaskan bahwa inovasi ini dimulai melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dan akan diperluas ke wilayah lain. 

Program ini mengusung konsep Battery as a Service (BaaS) untuk mengatasi biaya investasi awal tinggi, waktu pengisian daya, dan keterbatasan jangkauan kendaraan listrik.

Sistem battery swap memungkinkan penggantian baterai kendaraan secara cepat di stasiun khusus, mendukung mobilitas publik yang lebih efisien. Dengan pendekatan ini, TRON berharap transportasi umum menjadi lebih modern, ramah lingkungan, dan terjangkau.

Kolaborasi dan Pengembangan Infrastruktur

TRON bekerja sama dengan China Hualong International Construction Corporation (Sinoron) dan PT Industri Baterai Indonesia (IBC) untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik.

 Sinoron akan berinvestasi menghadirkan kendaraan listrik sesuai kebutuhan pasar, sedangkan IBC bertanggung jawab memastikan pasokan baterai serta membangun fasilitas pertukaran baterai di lokasi strategis.

Menurut Adhietya Saputra, Business and Project Development Division Head IBC, pengembangan ekosistem kendaraan listrik memerlukan kolaborasi lintas sektor. 

Dukungan pemerintah menjadi kunci, baik melalui penyusunan roadmap yang jelas, pemberian insentif bagi industri, maupun standardisasi kualitas dan keselamatan. 

Hal ini diharapkan mempercepat penetrasi kendaraan listrik di pasar domestik dan menciptakan infrastruktur yang siap pakai untuk transportasi masa depan.

Strategi TRON Memasuki Pasar Kendaraan Listrik

Penambahan kegiatan usaha ini tidak hanya membuka peluang baru secara finansial, tetapi juga memperkuat posisi TRON sebagai perusahaan teknologi yang inovatif di bidang transportasi. 

Dengan menekankan integrasi digital, efisiensi operasional, dan kolaborasi strategis, TRON menargetkan terciptanya ekosistem kendaraan listrik yang menyeluruh, mulai dari kendaraan, baterai, hingga stasiun pengisian dan pertukaran.

Langkah ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah dalam mendorong elektrifikasi transportasi, menurunkan emisi karbon, dan menciptakan mobilitas yang berkelanjutan. 

Melalui inovasi dan kemitraan, TRON berharap dapat menghadirkan solusi transportasi publik yang modern, praktis, dan ramah lingkungan, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi pemangku kepentingan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index