Tips Sederhana Menyimpan Susu Agar Rasa dan Nutrisi Terjaga

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:31:30 WIB
Tips Sederhana Menyimpan Susu Agar Rasa dan Nutrisi Terjaga

JAKARTA - Menyimpan susu lebih dari sekadar menaruhnya di kulkas. 

Banyak orang masih mengandalkan tanggal kedaluwarsa sebagai patokan utama, padahal suhu, cahaya, dan paparan udara memiliki peran besar dalam menentukan kualitas dan keamanan susu yang dikonsumsi.

Susu yang tidak disimpan dengan benar bisa rusak lebih cepat meski tanggal “best before” masih panjang. Untuk itu, memahami cara penyimpanan yang tepat adalah langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesegaran, rasa, dan nilai gizi susu setiap hari. 

Dengan beberapa kebiasaan sederhana, susu bisa tetap aman dikonsumsi lebih lama, mengurangi pemborosan, dan memastikan setiap gelas susu yang diminum memiliki kualitas terbaik.

Jaga Suhu Kulkas Stabil untuk Susu

Suhu merupakan faktor paling krusial dalam menjaga kesegaran susu. Menurut laman Dairy Farmers of Canada, suhu ideal untuk penyimpanan susu adalah sekitar 4 derajat Celcius atau lebih rendah. 

Jika suhu kulkas naik, pertumbuhan bakteri akan lebih cepat sehingga susu menjadi cepat rusak. Bahkan kenaikan suhu yang singkat saja bisa menurunkan kualitas susu secara signifikan.

Oleh karena itu, sebaiknya segera masukkan susu ke dalam kulkas setelah membelinya dan jangan biarkan terlalu lama di luar, terutama pada cuaca panas. Saat memasukkan susu ke kulkas, pastikan suhunya konsisten dan tidak sering terganggu. 

Perubahan suhu yang drastis dapat memengaruhi rasa dan tekstur susu, membuatnya cepat asam atau bau. Kebiasaan sederhana seperti menjaga suhu kulkas tetap stabil akan memberikan dampak besar terhadap masa simpan susu.

Hindari Menaruh Susu di Pintu Kulkas

Pintu kulkas sering dibuka-tutup, sehingga suhunya lebih tidak stabil dibanding rak bagian tengah atau belakang. Menyimpan susu di pintu kulkas meningkatkan risiko susu cepat rusak karena fluktuasi suhu yang sering terjadi.

Selain itu, susu sangat mudah menyerap aroma dari makanan lain jika tutupnya tidak rapat. Menyimpan susu di rak tengah atau belakang memastikan suhunya lebih konsisten dan rasa serta aromanya tetap terjaga. 

Membiasakan diri menaruh susu di bagian rak yang stabil ini membuat kesegaran susu lebih terjaga setiap hari. Rak dalam kulkas juga lebih sejuk dibanding bagian pintu, sehingga ideal untuk produk yang sensitif terhadap suhu seperti susu.

Tetap Gunakan Kemasan Asli Susu

Kemasan pabrik susu dirancang untuk melindungi produk dari cahaya dan kontaminasi. Memindahkan susu ke wadah lain bisa meningkatkan risiko kerusakan karena bakteri lebih mudah masuk. Jika Anda menuang susu ke gelas atau pitcher, hindari mengembalikan sisa susu ke kemasan asli.

Langkah sederhana ini sangat penting karena kemasan pabrik sudah dirancang secara khusus untuk menjaga kualitas dan nilai gizi susu. 

Menjaga susu tetap di kemasan aslinya membuatnya lebih terlindungi dari oksidasi, cahaya, dan partikel asing yang bisa mempercepat kerusakan. Kebiasaan ini juga memudahkan rotasi stok, sehingga susu yang lebih lama tetap dikonsumsi tepat waktu.

Perhatikan Tanggal Best Before Saat Membeli

Tanggal best before menunjukkan periode kualitas terbaik susu, bukan batas aman mutlak. Namun tetap penting untuk memperhatikan tanggal ini saat membeli susu. Pilih susu dengan tanggal yang masih panjang agar masa simpannya lebih lama di rumah.

Selain itu, gunakan prinsip rotasi stok: susu dengan tanggal lebih dekat dikonsumsi lebih dulu. Hal ini membantu mengurangi risiko susu terbuang karena kadaluwarsa atau kehilangan kesegaran. Kebiasaan sederhana ini efektif menjaga kualitas susu dan memastikan setiap konsumsi susu tetap segar dan aman.

Bisa Dibekukan, Tapi Perhatikan Tekstur Susu

Susu yang belum dibuka dapat dibekukan hingga sekitar enam minggu pada suhu ?18 derajat Celcius. Pembekuan berguna untuk memperpanjang masa simpan, terutama jika membeli susu dalam jumlah banyak. 

Namun, pembekuan dapat mengubah tekstur susu, misalnya terjadi pemisahan lemak. Hal ini normal dan biasanya bisa diatasi dengan mengocok susu setelah dicairkan.

Susu yang sudah dicairkan sebaiknya segera dikonsumsi dan tidak dibekukan ulang. Metode ini paling cocok untuk mereka yang membeli susu dalam jumlah besar sekaligus atau ingin menyiapkan stok jangka panjang. Mengikuti panduan ini akan memastikan susu tetap segar, aman, dan lezat saat dikonsumsi.

Menerapkan lima langkah ini secara konsisten membuat susu yang Anda simpan lebih tahan lama, aman, dan tetap memiliki rasa serta aroma yang optimal. 

Hal sederhana seperti memilih rak kulkas yang tepat, menjaga kemasan, memperhatikan suhu, dan memahami tanggal best before akan membuat perbedaan besar. Dengan cara ini, keluarga bisa menikmati susu berkualitas setiap hari tanpa khawatir cepat rusak atau bau.

Selain itu, tips-tips ini membantu mengurangi pemborosan makanan, menjaga nutrisi yang terkandung dalam susu, dan memudahkan perencanaan konsumsi harian. Kebiasaan ini tidak hanya penting untuk rumah tangga, tetapi juga relevan bagi usaha kecil yang menyajikan susu atau minuman berbasis susu.

Kunci utama menjaga kualitas susu adalah kesadaran akan faktor lingkungan di sekitar penyimpanan. Semakin konsisten menjaga suhu, kemasan, dan perlakuan terhadap susu, semakin lama susu tetap segar dan aman dikonsumsi. 

Kebiasaan sederhana ini akan membuat setiap gelas susu yang diminum memiliki rasa dan nutrisi optimal, memberikan manfaat maksimal bagi tubuh.

Dengan memahami prinsip-prinsip ini, menjaga kualitas susu bukan lagi hal yang rumit. Setiap langkah sederhana, mulai dari pemilihan rak, menjaga kemasan, hingga cara menuang atau membekukan, berkontribusi besar terhadap kesegaran susu. 

Jadi, jangan hanya mengandalkan tanggal kedaluwarsa; perlakukan susu dengan benar agar tetap segar dan aman setiap saat.

Terkini