JAKARTA - Pada tahun 2025, LRT Jabodebek mencatatkan pencapaian yang luar biasa, dengan jumlah pengguna mencapai lebih dari 28,8 juta orang.
Ini menandakan lonjakan signifikan dalam pemanfaatan moda transportasi perkotaan yang melayani rute Dukuh Atas–Harjamukti dan Jatimulya.
Total penumpang pada tahun 2025 mencatatkan angka 28.816.787, sebuah kenaikan 36,86% year on year (YoY) dibandingkan dengan 2024, yang hanya mencatatkan 21.055.870 pengguna. Artinya, ada 7,76 juta pengguna tambahan yang memanfaatkan layanan LRT Jabodebek sepanjang tahun 2025.
Manajer Humas LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang ini terlihat konsisten sepanjang tahun 2025, dengan rata-rata 78.950 pengguna per hari, meningkat signifikan dibandingkan dengan 57.530 pengguna per hari pada tahun sebelumnya.
Angka ini menunjukkan betapa pentingnya LRT Jabodebek dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari, baik pada hari kerja maupun di akhir pekan, termasuk pada hari libur.
Peningkatan Signifikan dan Tren Positif yang Berkelanjutan
Peningkatan jumlah pengguna ini tidak terjadi secara kebetulan. Tren positif ini sudah terlihat sejak Januari 2025, di mana jumlah pengguna LRT Jabodebek tercatat mencapai 2.146.859 orang, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Januari 2024 yang hanya tercatat 1.200.399 pengguna.
Angka ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam melakukan mobilitas harian mereka, terutama dalam menjangkau berbagai destinasi penting di kawasan Jabodek.
Angka pengguna yang terus meningkat juga terlihat secara bulanan sepanjang tahun 2025. Oktober 2025 tercatat sebagai bulan dengan volume pengguna tertinggi, yaitu 2.779.904 pengguna, dan angka ini terjaga stabil hingga akhir tahun.
Hal ini membuktikan bahwa LRT Jabodebek tidak hanya menjadi pilihan transportasi utama, tetapi juga terus berkembang dengan tingkat penggunaan yang semakin tinggi setiap bulannya.
Peningkatan Penggunaan LRT Jabodebek Selama Masa Nataru 2025/2026
Salah satu indikator keberhasilan LRT Jabodebek dalam menarik minat masyarakat adalah durasi angkutan masa liburan. Pada periode Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), LRT Jabodebek berhasil melayani 1.321.733 pengguna selama 18 hari, yang terhitung dari tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 10% YoY, dibandingkan dengan Nataru 2024/2025 yang tercatat 1.198.315 pengguna. Artinya, semakin banyak orang yang memilih LRT Jabodebek sebagai moda transportasi andalan selama musim liburan, yang juga menunjukkan keandalan LRT sebagai solusi transportasi perkotaan.
LRT Jabodebek: Moda Transportasi yang Terintegrasi dan Efisien
Keberhasilan LRT Jabodebek dalam menarik pengguna ini juga tidak terlepas dari integrasi yang baik antara LRT dengan moda transportasi lainnya di kawasan Jabodek.
LRT Jabodebek terhubung dengan berbagai moda transportasi seperti KRL Commuter Line, Kereta Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT Jakarta, dan TransJakarta.
Dengan jaringan yang semakin luas dan terintegrasi, LRT Jabodek memudahkan masyarakat untuk berpindah antar moda transportasi dengan efisien dan nyaman, baik itu untuk urusan bisnis maupun wisata.
Selain itu, LRT Jabodebek menghubungkan kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, serta pusat-pusat aktivitas lainnya yang sering menjadi tujuan utama masyarakat.
Hal ini menjadikan LRT Jabodebek sebagai pilihan transportasi yang tidak hanya cepat tetapi juga terjangkau dan tepat waktu, dua faktor penting dalam mendukung mobilitas warga Jabodek.
Mengapa LRT Jabodebek Semakin Digemari Masyarakat?
Dengan jumlah penumpang yang terus meningkat, LRT Jabodebek berhasil membuktikan bahwa moda transportasi ini sangat diminati oleh masyarakat.
Keunggulan LRT Jabodebek dibandingkan moda transportasi lain terletak pada jangkauannya yang luas, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan akses cepat menuju kawasan-kawasan utama di Jabodek.
Dari segi harga tiket, LRT Jabodebek juga terjangkau, menjadikannya pilihan ideal bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Selain itu, kebersihan dan ketepatan waktu menjadi faktor utama yang membuat pengguna merasa nyaman menggunakan LRT Jabodek.
Dalam setiap perjalanan, pengguna tidak hanya mendapatkan kenyamanan dalam hal tempat duduk dan suhu udara yang sejuk, tetapi juga dapat mengandalkan ketepatan waktu keberangkatan yang membuat mereka tidak harus menunggu lama.
Tantangan dan Upaya Ke Depan untuk LRT Jabodebek
Meski pencapaian jumlah penumpang yang terus meningkat ini patut diapresiasi, LRT Jabodek tetap menghadapi tantangan yang harus dihadapi di masa depan. Salah satunya adalah kemacetan di stasiun-stasiun tertentu, terutama pada jam-jam sibuk.
Untuk itu, PT LRT Jabodebek perlu melakukan inovasi lebih lanjut dalam meningkatkan kapasitas stasiun dan juga penambahan armada guna memenuhi permintaan pengguna yang terus meningkat.
Peningkatan frekuensi perjalanan dan pemeliharaan armada yang lebih baik juga menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan dan keandalan layanan LRT Jabodek.
Selain itu, keterpaduan dengan moda transportasi lain yang semakin baik akan mendorong lebih banyak orang untuk memilih LRT Jabodek sebagai pilihan transportasi utama.
Apresiasi dari KAI terhadap Masyarakat Pengguna LRT Jabodek
KAI mengungkapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah memilih LRT Jabodek sebagai moda transportasi mereka. Dalam keterangan resminya, pihak KAI menekankan pentingnya kepercayaan masyarakat yang telah terus mendukung keberadaan LRT Jabodek sebagai sarana transportasi.
Pihak KAI juga berkomitmen untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan efisiensi perjalanan guna mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Jabodek.
“Kami akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna LRT Jabodek, dan berkomitmen untuk menjaga agar moda transportasi ini tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat,” ujar perwakilan KAI.
Dengan pencapaian 28,8 juta pengguna sepanjang 2025, LRT Jabodek telah membuktikan dirinya sebagai moda transportasi perkotaan yang reliable dan efisien. Peningkatan signifikan dalam jumlah pengguna ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan LRT Jabodek untuk mobilitas harian mereka.
Ke depannya, tantangan untuk menjaga kualitas layanan dan kapasitas yang lebih baik akan terus menjadi perhatian utama agar LRT Jabodek bisa terus berkontribusi dalam mempermudah mobilitas masyarakat di kawasan Jabodek.