Fokus Gadai Emas Jadi Kunci Strategi Ekspansi ValueMax Pada 2026 Mendatang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:52:14 WIB
Fokus Gadai Emas Jadi Kunci Strategi Ekspansi ValueMax Pada 2026 Mendatang

JAKARTA - Di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak dan preferensi masyarakat terhadap instrumen aman, PT Gadai ValueMax Indonesia memilih jalur yang relatif stabil untuk menopang pertumbuhan bisnisnya. 

Perusahaan pergadaian swasta ini menegaskan akan memusatkan pengembangan usaha pada segmen gadai emas sepanjang tahun 2026. Langkah tersebut diyakini menjadi fondasi utama dalam mengejar target pertumbuhan pembiayaan yang ambisius, yakni melonjak hingga ratusan persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Operasional Gadai ValueMax Indonesia, Suyatno, menilai emas masih menjadi aset yang paling diminati masyarakat untuk dijadikan jaminan gadai. Preferensi tersebut tidak lepas dari karakteristik emas yang mudah diterima pasar, memiliki nilai tinggi, serta relatif likuid saat diuangkan kembali. 

Kondisi ini membuat emas menjadi komoditas unggulan di industri pergadaian, khususnya ketika ketidakpastian ekonomi masih membayangi.

Emas Dinilai Minim Risiko dan Disukai Masyarakat

Menurut Suyatno, alasan utama perusahaan mengedepankan gadai emas adalah tingkat risikonya yang dinilai paling rendah dibandingkan aset lain. Dari sisi harga, emas menunjukkan tren kenaikan jangka panjang yang konsisten, sehingga memberikan rasa aman baik bagi perusahaan maupun nasabah.

“Dari sisi risiko, emas yang paling minim karena harga emas sepanjang masa naik terus dan cocok sebagai safe haven, aset yang dianggap mampu mempertahankan nilainya atau bahkan naik saat pasar keuangan mengalami tekanan,” ucapnya kepada Kontan, Selasa (30/12/2025).

Ia menambahkan bahwa emas memiliki karakter berbeda dengan aset berisiko seperti saham atau kripto yang volatilitasnya relatif tinggi. Fluktuasi tajam pada aset-aset tersebut berpotensi meningkatkan risiko pembiayaan, sementara emas justru cenderung stabil dan mudah dikendalikan dalam manajemen risiko perusahaan.

Fokus Bisnis Tidak Lepas dari Kondisi Pasar

Keputusan Gadai ValueMax untuk memperkuat segmen gadai emas juga dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi yang dinilai semakin kondusif. Penurunan suku bunga acuan serta kenaikan harga emas global menjadi faktor pendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan gadai berbasis logam mulia.

Pada 2025, perusahaan mencatat pertumbuhan pembiayaan yang sangat signifikan. Berdasarkan data internal, pembiayaan Gadai ValueMax tumbuh hingga 250% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Suyatno menyebut capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa strategi bisnis yang dijalankan berada di jalur yang tepat, sekaligus menjadi landasan optimisme untuk menghadapi 2026.

Target Ambisius Pertumbuhan 227% di 2026

Memasuki tahun 2026, Gadai ValueMax memasang target yang tidak kalah agresif. Perusahaan menargetkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 227% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Target ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap potensi pasar gadai emas yang masih sangat luas, terutama di wilayah perkotaan.

“Penyaluran untuk 2026 tetap optimis meningkat,” kata Suyatno.

Ia menegaskan bahwa pencapaian target tersebut bukan semata-mata bergantung pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga pada kualitas layanan dan efisiensi proses bisnis. Oleh karena itu, perusahaan menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Peningkatan Kualitas SDM dan Peralatan

Salah satu fokus utama Gadai ValueMax dalam meningkatkan kinerja pembiayaan adalah penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Perusahaan menilai bahwa kompetensi petugas penaksir memiliki peran krusial dalam menjaga akurasi nilai gadai serta meminimalkan risiko pembiayaan.

Selain peningkatan SDM, perusahaan juga berinvestasi pada peralatan penunjang operasional. Peralatan modern dan presisi dinilai mampu mempercepat proses penilaian barang gadai sekaligus meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap hasil taksiran yang diberikan.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman layanan yang lebih baik bagi nasabah, sekaligus memperkuat daya saing Gadai ValueMax di tengah persaingan industri pergadaian yang semakin ketat.

Efisiensi Waktu Taksiran Jadi Perhatian

Aspek lain yang menjadi perhatian manajemen adalah durasi waktu penaksiran barang gadai. Suyatno menyebut pihaknya akan berfokus pada efisiensi waktu dalam menaksir berbagai jenis barang, tidak hanya emas, tetapi juga barang branded, kendaraan, elektronik, serta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Percepatan proses taksiran dinilai penting untuk meningkatkan kepuasan nasabah, terutama mereka yang membutuhkan dana cepat. Dengan proses yang lebih singkat namun tetap akurat, perusahaan berharap dapat meningkatkan loyalitas nasabah sekaligus mendorong frekuensi transaksi.

Jakarta Tetap Jadi Wilayah Utama

Dari sisi geografis, Gadai ValueMax masih menjadikan Jakarta sebagai wilayah utama untuk mendorong kinerja pada 2026. Wilayah ini dinilai memiliki potensi pasar yang besar, dengan tingkat aktivitas ekonomi yang tinggi serta kebutuhan pembiayaan jangka pendek yang terus meningkat.

Meski demikian, perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk memperluas jangkauan layanan ke wilayah lain seiring dengan pertumbuhan bisnis dan kesiapan infrastruktur. Ekspansi tersebut akan dilakukan secara selektif dan terukur agar tetap sejalan dengan strategi manajemen risiko perusahaan.

Optimisme di Tengah Persaingan Industri

Industri pergadaian swasta diperkirakan akan semakin kompetitif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan alternatif. Namun, Gadai ValueMax optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dengan mengandalkan keunggulan gadai emas sebagai produk utama.

Dengan kombinasi strategi fokus pada aset berisiko rendah, peningkatan kualitas SDM, efisiensi operasional, serta pemanfaatan kondisi ekonomi yang membaik, perusahaan yakin target pertumbuhan 227% pada 2026 bukan sekadar angka ambisius, melainkan sasaran yang realistis untuk dicapai.

Ke depan, konsistensi dalam menjaga kualitas layanan dan manajemen risiko akan menjadi kunci bagi Gadai ValueMax untuk terus tumbuh dan memperkuat posisinya di industri pergadaian nasional.

Terkini